Implementasi metode menghafal al Quran: studi kasus di lima pesantren Tahfiz al Quran Kabupaten Jember

Oleh Ainul Churria Almalachim*

.

Metode merupakan sebuah cara atau jalan untuk menempuh sesuatu. Seperti hal nya dengan menghafal Al-Qur`an, perlu adanya metode tertentu untuk menghafalnya. Di Kabupaten Jember terdapat beberapa pondok pesantren khusus tahfiz Al-Qur`an atau pondok pesantren biasa akan tetapi menyelenggarakan program tahfiz Al-Qur`an. Tentunya dari sekian banyak pesantren tahfiz Al-Qur`an memiliki implementasi metode yang berbeda bahkan sama antara yang satu dengan yang lain serta memiliki sisi kelebihan kelemahan masing-masing. Rumusan masalah penelitian ini adalah: a) Bagaimana implementasi metode menghafal Al-Qur`an yang diterapkan di lima pesantren tahfiz Al-Qur`an Kabupaten Jember? b) Apa kelebihan dan kelemahan dari implementasi metode menghafal Al-Qur`an yang diterapkan di lima pesantren tahfiz Al-Qur`an Kabupaten Jember? c) Metode apakah yang paling efektif diterapkan di lima pesantren tahfiz Al-Qur`an Kabupaten Jember?. Adapun tujuan penelitian ini adalah a) Untuk mengetahui secara mendalam tentang implementasi metode menghafal Al-Qur`an yang diterapkan di lima  pesantren tahfiz Al-Qur`an Kabupaten Jember. b) Untuk mengetahui secara mendalam kesulitan dan kemudahan dari implementasi metode menghafal Al-Qur`an di lima pesantren tahfiz Al-Qur`an Kabupaten Jember. c) Untuk menilai metode yang paling efektif diterapkan di lima pesantren tahfiz Al-Qur`an Kabupaten Jember.

Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dimaksudkan untuk mengetahui implementasi metode menghafal Al-Qur`an di lima pesantren tahfiz Al-Qur`an Kabupaten Jember serta menganalisa metode apa yang paling efektif di implementasikan dan mengetahui seberapa besar ilmu tafsir masuk dalam kancah tahfiz Al-Qur`an di pesantren. Serta metode ini digunakan untuk mendapatkan informasi atau data-data deskriptif baik berupa tulisan ataupun ucapan lisan dari orang-orang yang di amati. Dalam hasil temuan penelitian dari kelima pondok pesantren tahfiz Al-Qur`an yang diamati ada beberapa metode yang sama-sama di implementasikan dan ada pula yang berbeda. Persamaan dan perbedaan tersebut sama-sama memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing. Akan tetapi metode yang paling efektif di implementasikan di kelima pesantren tahfiz tersebut adalah metode target yakni metode menghafal Al-Qur`an yang disertai program dan komitmen serta batasan bagi penghafal Al-Qur`an dalam proses dan waktu menghafal. Metode ini dinilai efektif dikarenakan pencapaian nya sesuai dengan parameter yang telah ditentukan sehingga program yang direncanakan berhasil dan mencetak para penghafal Al-Qur`an yang 70-80% khatam serta lancar.

.

*) Mahasiswa Pascasarjana UIN Sunan Ampel Surabaya