Transformasi Konsep Pacaran pada Anggota Komunitas Pelajar Tanpa Pacaran (PTP) Surabaya

Oleh Alan Surya*

.

Komunitas Pelajar Tanpa Pacaran (PTP) Surabaya merupakan komunitas yang mencoba membenahi kondisi kerusakan moral remaja akibat pornoaksi dan pornografi yang marak saat ini dengan mengajarkan pelajar agar tidak pacaran. Penelitian ini hendak menyoroti pada aspek transformasi konsep pacaran yang dialami anggota komunitas PTP. Tujuan penelitian ingin mendapatkan informasi tentang konsep pacaran pra transformasi, proses transformasi, konsep pacaran pasca transormasi dan peran komunitas PTP pada proses transformasi. Jenis penelitian termasuk kualitatif riset lapangan (field research), dengan 3 narasumber yang dipilih berdasarkan ketegori, metode penggalian data dengan wawancara semi terstruktur dan dokumen. Pendekatan penelitian yang digunakan fenomenologi dan interaksional simbolik. Teori yang digunakan yaitu teori transformasional dan konsep pacaran dari berbagai sudut pandang. Hasil penelitian menunjukan bahwa ketiga narasumber pernah berpacaran ketika masih SMP dengan motif, bentuk interaksi dan pengalaman yang berbeda, faktor pendorong lebih banyak lingkungan, ada kesamaan dalam konsep pacaran bahwa pacaran itu simbol cinta kasih. Kemudian kelas 3 SMP atau awal SMA narasumber mulai mengalami proses transformasi konsep pacaran dan berhenti pacaran, faktor terbesar yang mendorong adalah menguatnya psikologis dan pemikiran narasumber dan dorongan informasi dari media sosial, proses transformasi terjadi secara alamiah dengan tahapan proses invesi, difusi dan konsekwensi. Setelah proses transformasi, narasumber memiliki konsep pacaran yang berbeda dari sebelumnya bahwa pacaran adalah perbuatan dosa karena mendekati zina, sigle (jomblo) merupakan jihad fi sabilillah, dan mulai berpenampilan dan perilaku Islami. Dalam proses perubahan konsep itu peran komunitas PTP dalam memberikan pengkondisian dengan kajian dan aktifitas dakwah, membentuk identitas sebagai generasi al-Isra’ : 32, membangun ikatan sebagai golongan orang yang hijrah, dan saling mengingatkan dalam kebaikan.

.

*) Mahasiswa Pascasarjana UIN Sunan Ampel Surabaya