Konsep Ekonomi Syariah Perspektif Zaim Saidi

Oleh Erwin Bachtiar*

 

Berkembang pesatnya ilmu ekonomi syariah disertai menjamurnya lembaga perbankan dan non bank berbasis syariah tiga puluh tahun terakhir. Mencerminkan antusiasme dan keyakinan umat Islam terhadap hadirnya sistem ekonomi Islam sebagai solusi atas dominasi sistem ekonomi kapitalis selama ini. Di tengah pengembangan ekonomi syariah yang sedemikian semarak, terdapat satu kritik secara mendasar yang berasal dari umat Islam sendiri terhadap  konsep dan implementasi ekonomi syariah yang berlaku secara umum di masyarakat. Suara kritis tersebut diwakili oleh seorang tokoh bernama Zaim Saidi. Sebagai upaya introspeksi bagi umat Islam, menjadi perlu mengevaluasi kembali pemahaman dan keyakinan terhadap konsep ekonomi syariah selama yang diwakili oleh perspektif M. Umer Chapra menggunakan perspektif Zaim Saidi. Tujuan penelitian ini, untuk mengetahui bagaimanakah konsep ekonomi syariah perspektif Zaim Saidi menurut tinjauan konsep ekonomi syariah perspektif M. Umer Chapra. Jenis penelitian ini adalah kualitatif studi pustaka, dengan pendekatan yang dipergunakan adalah dokumentasi. Beberapa hasil penelitian ini adalah: Pertama, dalam tataran konseptual tidak ada perbedaan antara konsep ekonomi syariah perspektif Zaim Saidi dan perspektif M. Umer Chapra; Kedua, ada beberapa aspek dalam perspektif M. Umer Chapra yang perlu dikoreksi, antara lain tentang otentisitas gerakan Islamisasi ekonomi kontemporer, hakekat riba tidak hanya sebatas bunga dan perilaku ekonomi yang curang, hakekat uang fiat adalah termasuk dalam kategori riba, terjadi ketidakkonsistenan praktek muamalah dalam perbankan syariah, dan itu membuatnya secara prinsip sama dengan perbankan konvensional; ketiga, koreksi terhadap perspektif Zaim Saidi antara lain, ketidaklayakan penggunaan prinsip Amal Madinah, tidak haramnya penggunaan uang fiat, dan bolehnya menggunakan jasa layanan perbankan syariah dan konvensional di masa kontemporer.

.

*) Mahasiswa Pascasarjana UIN Sunan Ampel Surabaya