Membangun Kinerja Sumber Daya Manusia: Studi Manajemen Kompensasi Total Imbalan Lembaga Bimbingan Al Qur’an Yayasan Al Falah Surabaya

oleh Mawehda*

.

Pemberian kompensasi finansial mulai menjadi transetter di dalam organisasi dakwah dengan dalih membangun dakwah profesional. Hal ini banyak kita temui pada organisasi filantropi islam yang perlahan juga diterapkan pada lembaga-lembaga dakwah lainnya. Pembiasaan kompensasi yang hanya fokus pada aspek finansial, dikhawatirkan perlahan mempengaruhi motivasi spiritualitas kerja para Da’i bergeser bersifat matrealistic dan transaksional dibandingakn mengedepankan Relasional. Namun fenomena lembaga bimbingan Al Qur’an Al Falah berbeda, lembaga ini telah menerapkan kompensasi menyeluruh finansial dan non-finansial (Total Reward). Manajemen kompensasi menyeluruh terdiri dari kompensasi finansial langsung, kompensasi finasial tidak langsung dan kompensasi non-finansial. Adapun pertanyaan penelitian yang hendak dijawab adalah “Bagaimana deskripsi upaya lembaga bimbingan Al Qur’an Yayasan Al Falah Surabaya dalam meningkatkan kinerja sumber daya manusia dengan “Total Reward Model”?. Penelitian ini bertujuan untuk mencari praktek penerapan kompensasi Total Reward dalam meningkatkan kinerja. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan Total Reward melalui sistem gaji, upah, insentif, tunjangan, hadiah, pelatihan, forum pembinaan spiritualitas, ukhuwah, fasilitas, pelayanan, kepemimpinan teladan, fleksibelitas pekerjaan, serta ruang terbuka untuk pengembangan diri telah membangun kinerja Da’i menekankan pada intelektulitas, ritual dan spiritual.

.

*) Mahasiswa Pascasarjana UIN Sunan Ampel Surabaya