ONLINE INFORMATION LITERACY – The Series#2 “STUDY ROOM: KOLEKSI UMUM, REFERENSI DAN RUANG BACA”

Koleksi umum dan koleksi referensi, apakah perbedaannya? Lalu bagaimana keadaan ruang baca yang terdapat di Perpustakaan Uinsa? Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, Perpustakaan UIN Sunan Ampel (Uinsa) Surabaya mengadakan seri kedua dari program yang bertajuk Online Information Literacy – The Series “Study Room: Koleksi Umum, Referensi, dan Ruang Baca.” Acara yang memiliki tujuan untuk memperkenalkan fasilitas dan layanan yang terdapat di ruang koleksi umum, referensi dan ruang baca kepada pemustaka, khususnya untuk mahasiswa baru ini, diselenggarakan pada hari kamis, 28 Januari 2021.

Program literasi informasi online seri kedua ini mengundang Ibu Rini Wahyu Ningsih, S.Ptk. dan Ibu Aries Hamidah, S.IPI., M.M. sebagai narasumber. Sebagai pembuka pada kesempatan kali ini, Ibu Ummi Rodliyah, S.Ag., S.IPI., M.Hum. selaku sekretaris Perpustakaan Uinsa memberikan sambutan kepada sekitar 110 peserta yang hadir. Pada sesi pertama Ibu Rini menyampaikan materi tentang koleksi umum. Seperti yang diketahui bahwa koleksi umum adalah koleksi yang dapat dibaca di tempat maupun dipinjam. Di dalam penjelasannya, Ibu Rini menjelaskan bagaimana proses penelusuran koleksi umum, dimulai dari penelusuran di Online Public Access Catalog (OPAC) hingga koleksi tersebut dapat dipinjam secara online.

Pada sesi kedua dilanjutkan dengan materi koleksi referensi dan ruang baca, yang disampaikan oleh Ibu Aries Hamidah, S.IPI., M.M. Berbeda dengan koleksi umum, koleksi referensi merupakan koleksi yang tidak dapat dipinjam, namun hanya dapat dibaca di perpustakaan. Sehingga koleksi yang terdiri dari kamus, ensiklopedia, direktori, handbook, biografi, kini untuk sementara waktu tidak dapat dilayankan selama pandemi. Selanjutnya Ibu Aries juga menyampaikan tentang letak ruang baca yang ada di perpustakaan, diantaranya yaitu di ruang koleksi umum, koleksi khusus, koleksi referensi, koleksi corner.

Setelah pemaparan materi kedua narasumber selesai, acara yang dimoderatori oleh Ibu Amira Oribia Wanda Sasmita, S.IIP. membuka sesi tanya jawab. Para peserta terlihat antusias. Hal tersebut terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diterima, namun karena adanya sedikit kendala pada koneksi internet, yang menyebabkan proses penyampaian materi oleh narasumber sedikit tidak lancar dan berdampak pada durasi waktu. Pada sesi tanya jawab, moderator hanya menerima 5 pertanyaan untuk kedua narasumber. Setelah sesi tanya jawab berakhir, moderator memutarkan video singkat tentang koleksi umum, referensi dan ruang baca, sehingga peserta mampu mendapatkan gambaran yang jelas mengenai hal tersebut.