perpus perpus

39 posts

Tim Repository Siap Membantu Unggah Karya Ilmiah Dosen UIN Sunan Ampel

Hai Sobat Perpustakaan, khususnya Dosen UIN Sunan Ampel…

Dalam rangka mempermudah layanan selama pandemi Covid-19, perpustakaan menyediakan layanan bantuan upload karya ilmiah dosen oleh bagian repository. Bapak dan Ibu Dosen hanya perlu mengirimkan karya ilmiah dalam file format PDF via email ke perpus@uinsby.ac.id. Sementara bagi Bapak dan Ibu Dosen yang karya ilmiahnya telah terbit pada platform open access (seperti ojs dll) cukup mengirimkan link karya ilmiah.

Bagi yang belum memiliki akun di books, Bapak dan Ibu Dosen  dengan mengirimkan:

  • nama lengkap,
  • NIP, dan
  • Email aktif.

setelah mengirim persyaratan, Bapak dan Ibu Dosen dapat mengonfirmasi dengan cara menghubungi Bapak Nashir: 0821-4027-8131

Semua layanan ini bersifat Gratis alias Tidak dipungut Biaya!

Perpustakaan UIN Sunan Ampel Meraih Nilai A dalam Re-Akreditasi Perpustakaan

Berdasarkan Sertifikat Nomor: 0238/LAP.PT/V.2021 tanggal 4 Mei 2021, Perpustakaan UIN Sunan Ampel Surabaya telah meraih nilai Akreditasi A dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Hasil capaian ini tentu merupakan prestasi yang membagakan baik bagi perpustakaan dan seluruh Sivitas Akademika UIN Sunan Ampel. Semoga dengan tercapainya nilai A pada Re-akreditasi perpustakaan, Perpustakaan UIN Sunan Ampel mampu meningkatkan kualitas dan pelayanan, baik dari segi sumber daya manusia dan pelayanan. Salam Literasi!!!

Perpustakaan UIN Sunan Ampel Gelar Halal Bi Halal Usai Idul Fitri 1442 H

Senin, 17 Mei 2021 setelah menjalankan ibadah puasa ramadhan selama satu bulan, keluarga besar Perpustakaan UIN Sunan Ampel Surabaya melakukan kegiatan Halal Bi Halal dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1442 H. Kegiatan yang dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan ini diawali dengan pembacaan ayat suci Al Qur’an yang dibacakan oleh Ibu Imroatul Mufidah, S.IIP dan dilanjutkan dengan sambutan dari kepala perpustakaan. Dalam sambutannya, Ibu Dr. Irma Soraya, M.Pd. menekankan pentingnya toleransi dan kesabaran bagi setiap karyawan dalam berinteraksi dengan sesama karyawan maupun dengan pemustaka dalam upaya peningkatan kinerja dan layanan.

Kepala Perpustakaan UIN Sunan Ampel – Dr. Irma Soraya, M.Pd.

Setelah sambutan yang disampaikan oleh Ibu Dr. Irma Soraya, M.Pd. selaku kepala perpustakaan Uinsa, kegiatan ini dilanjutkan dengan tausiyah oleh Bapak Drs. H. Moh. Mansyur, MM., dan diakhiri dengan doa oleh Bapak Drs. H. Habib, MM.

Karyawan perpustakaan UIN Sunan Ampel

Tidak berhenti sampai situ, kegiatan ini dilanjutkan dengan saling meminta maaf, mengingat sebagai insan manusia tentu tidak terlepas dari kesalahan. Berbeda dengan kegiatan yang pernah dilakukan saat Halal Bi Halal, pada kesempatan ini karyawan perpustakaan melakukan tukar kado sederhana yang dipandu oleh Bapak Hary Supriyatno, S.Ag., M.Pd., kemudian kegiatan ini ditutup dengan foto bersama-sama. Semoga dengan adanya kegiatan ini, khususnya karyawan perpustakaan dapat memulai aktivitas dengan hati dan fikiran yang jernih, sehingga mampu untuk saling bersinergi guna meningkatkan kualitas perpustakaan.

Perpustakaan UIN Sunan Ampel Tandatangani MoU dengan Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Surabaya

Selasa, 11 Mei 2021, tepat di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Surabaya yang berlokasi di Jalan Pemasyarakatan no 1, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo telah dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Perpustakaan UIN Sunan Ampel Surabaya dengan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Surabaya. Pada kegiatan ini, juga dihadiri oleh Bapak Drs. Supratomo, selaku kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur. Hal ini dikarenakan pada kesempatan ini, pihak Lapas Kelas I Surabaya juga menandatangani dua perjanjian kerjasama. Penandatanganan MoU antara Perpustakaan UIN Sunan Ampel dan Lapas Kelas I Surabaya ini diwakili oleh Ibu Dr. Irma Soraya, M.Pd. selaku kepala perpustakaan, dan Bapak Gun Gun Gunawan,A.Md.I.P., SH., M.H. selaku kepala lapas.

Foto Bersama dalam acara penandatanganan MoU

Kedua belah pihak berharap bahwa perjanjian kerjasama ini berjalan dengan lancar. Selain itu  melalui perjanjian kerjasama ini juga diharapkan mampu untuk meningkatkan literasi bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), yaitu melalui program hibah buku dan pendampingan pengelolaan serta pemanfaatan perpustakaan. Setelah proses penandatangan MoU selesai, pihak perpustakaan dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur dipersilahkan untuk berkeliling melihat bangunan baru yang terdapat di Padepokan Ilmu Latubaya.

Berkeliling di Padepokan Ilmu Latubaya

Pengumuman Libur Hari Raya Idul Fitri 1442 H

Pemberitahuan Libur Hari Raya Idul Fitri 1442 H

Hai Sobat Perpustakaan!!!

Assalamu’alaikum wr. wb.

Menyambut hari raya Idul Fitri 1442 H, layanan perpustakaan akan tutup sementara yaitu mulai tanggal 12 Mei sampai dengan 24 Mei 2021. Layanan tatap muka akan dibuka kembali mulai tanggal 25 Mei 2021 setiap hari selasa dan kamis.

Stay healthy Sobat Perpustakaan, salam literasi!

Pelaksanaan Visitasi Re-Akreditasi Perpustakaan UIN Sunan Ampel

Kamis, 29 April 2021 merupakan salah satu momen bersejarah bagi perpustakaan UIN sunan Ampel Surabaya. Hal ini dikarenakan perpustakaan UIN Sunan Ampel berkesempatan untuk dikunjungi secara luring oleh tim asesor perpustakaan nasional RI yang diwakili oleh Bapak Drs. Supriyanto, M.Si. (Direktur Standardisasi dan Akreditasi) dan Bapak Bambang Supriyo Utomo, M.Lib. (Asesor LAP-N) serta Ibu Alfi Noor Afridiyan, S.IIP selaku asisten asesor dalam rangka “Visitasi Re-akreditasi perpustakaan UIN Sunan Ampel.” Kegiatan yang diselenggarakan di dua lokasi yaitu Twin Tower lantai 9 dan perpustakaan UIN Sunan Ampel ini dihadiri oleh pimpinan universitas, dekanat, perwakilan biro, kepala unit dan koordinator bagian serta seluruh tenaga perpustakaan.

Kegiatan ini dibuka secara seremonial oleh rektor UIN sunan Ampel yaitu Prof. H. Masdar Hilmy, S.Ag., M.A., Ph.D. di Twin Tower lantai 9. Dalam sambutannya, Prof. Masdar mengungkapkan besar harapannya agar masukan dari asesor dapat memberikan impact yang besar bagi perpustakaan dan sivitas akademika, mengingat saat ini telah memasuki era digital. Setelah itu sambutan dilanjutkan oleh pihak asesor perpustakaan nasional. Bapak Drs. Supriyanto, M.Si. dan bapak Bambang Supriyo Utomo, M.Lib. bersyukur karena visitasi kali ini dapat dilakukan secara luring dan tetap mematuhi protokol kesehatan. Lebih lanjut beliau berdua juga berharap dengan diadakannya visitasi re-akreditasi ini, perpustakaan UIN Sunan Ampel mampu untuk meningkatkan kualitas dan tetap berinovasi dalam memberikan layanan. Pada kesempatan ini, perpustakaan juga berkesempatan untuk menampilkan video profil perpustakaan dan dilanjutkan dengan presentasi profil perpustakaan yang disampaikan oleh Ibu Dr. Irma Soraya, M.Pd. selaku kepala perpustakaan UIN Sunan Ampel Surabaya.

Setelah pemaparan yang disampaikan oleh kepala perpustakaan, kegiatan seremonial ini ditutup dengan doa dan dilanjutkan dengan kunjungan tim asesor yang didampingi oleh pimpinan universitas, kepala perpustakaan dan pustakawan ke perpustakaan UIN Sunan Ampel Surabaya. Pada saat mengelilingi perpustakaan, tim asesor tidak hanya sekedar melihat namun juga memberikan tanggapan dan masukan terkait fasilitas dan layanan di perpustakaan, salah satunya yaitu tentang Arabic Corner. Tim asesor menyebutkan bahwa corner ini cukup menarik dan bisa memfasilitasi pemustaka terkait koleksi bahasa arab. Hanya saja corner ini belum menunjukkan suasana islami.

Kepala Perpustakaan UIN Sunan Ampel

Setelah mengelilingi lantai 1 hingga lantai 3 perpustakaan, tim asesor menuju ruangan yang telah dipersiapkan untuk memverifikasi instrumen akreditasi dengan bukti fisik yang telah dipersiapkan oleh tim penyusun dokumen. Pada saat memverifikasi, Bapak Bambang Supriyo Utomo, M.Lib. bertugas untuk memverifikasi komponen 1 hingga komponen 3, sementara Bapak Drs. Supriyanto, M.Si bertugas untuk memverifikasi komponen 4 hingga komponen 6.

Proses Verifikasi Instrumen Akreditasi oleh Tim Asesor Perpusnas

Proses verifikasi instrumen hingga saat pembacaan hasil sementara visitasi akreditasi pun berjalan lancar tanpa ada halangan yang berarti. Setelah serangkaian proses verifikasi instrument akreditasi telah selesai, kegiatan ini ditutup dengan berfoto bersama-sama. Dengan berakhirnya kegiatan visitasi re-akreditasi ini, semoga perpustakaan UIN Sunan Ampel mendapatkan hasil yang maksimal seperti yang diharapkan,  Aamiin.

Perwakilan Pimpinan Universitas, tenaga perpustakaan dan Tim Asesor Perpusnas berfoto bersama

Sharing Best Practice Akreditasi Perpustakaan

Akreditasi merupakan kegiatan yang dilakukan untuk menentukan kelayakan program dan satuan pendidikan pada jalur pendidikan formal dan nonformal pada setiap jenjang dan jenis pendidikan. Mengapa akreditasi perpustakaan sangat penting? Hal tersebut karena dengan memiliki akreditasi, maka perpustakaan dianggap memiliki mutu yang baik sesuai dengan standard yang berlaku yaitu Standar Nasional Pendidikan (SNP), sehingga mampu memberikan fasilitas dan layanan yang memuaskan.

Moderator – Ummi Rodliyatul, S.IPI., M.Hum.

Bermula dari urgensi akreditasi, Divisi Penguatan Organisasi dan Advokasi Asosiasi Perpustakaan Perguruan Tinggi Islam (APPTIS) Jawa Timur menyelenggarakan “Sharing Best Practice Akreditasi Perpustakaan” pada hari Sabtu, 20 Februari 2021. Pada kesempatan kali ini, terdapat 2 penyaji berpengalaman yang akan berbagi pengalaman mengenai proses akreditasi perpustakaan secara daring dan luring. Mengapa acara ini menjabarkan pengalaman akreditasi secara daring dan luring? Ibu Ummi Rodliyatul, S.IPI., M.Hum. selaku moderator acara ini menjelaskan bahwa perpustakaan harus bersiap diri dengan bentuk akreditasi yang akan dihadapi, mengingat kondisi saat ini yang masih berdampingan dengan pandemi. Sehingga pada webinar kali ini, akan membahas akreditasi perpustakaan dari kedua sisi.

Kepala Perpustakaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang – Mufid, S.Ag, SS., M.Hum.

Penyaji yang pertama merupakan sosok yang begitu menginspirasi, yaitu Bapak Mufid, S.Ag, SS., M.Hum. selaku ketua APPTIS Jawa Timur sekaligus kepala Perpustakaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Pada kesempatan ini, Bapak Mufid menyampaikan pengalaman pelaksanaan akreditasi perpustakaan secara daring. Beliau mengatakan bahwa setiap perpustakaan memiliki strategi masing-masing dalam menghadapi akreditasi. Meskipun berbeda strategi, beliau mengatakan bahwa terdapat beberapa strategi yang harus disiapkan ketika pelaksanaan akreditasi secara daring, diantaranya yaitu:

  • Melakukan persiapan administrasi dan penyusunan borang;
  • Melengkapi persyaratan pengajuan akreditasi;
  • Mempersiapkan hal teknis dan akomodasi asesor; dan
  • Mempersiapkan rundown

Dalam proses akreditasi perpustakaan secara daring, beliau menyampaikan bahwa terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan:

  • Membentuk teamwork yang solid;
  • Membuat SK kepanitiaan;
  • Melibatkan Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) sebagai reviewer borang;
  • Memastikan akses internet stabil;
  • Menetapkan fasilitas dan layanan yang diunggulkan untuk ditunjukkan ke asesor;
  • Mengikutsertakan Rektor, Wakil rektor, Dekan, LPM, LP2M, Kabiro, Mahasiswa ketika acara akreditasi berlangsung.
Kepala Perpustakaan IAIN Tulungagung – Drs. Samsul Huda, M.Pd.I.

Sementara penyaji kedua yaitu Bapak Drs. Samsul Huda, M.Pd.I., selaku kepala perpustakaan IAIN Tulungagung menyebutkan bahwa selain persiapan yang matang, hal yang harus diperhatikan ketika pelaksanaan akreditasi secara luring adalah koordinasi yang baik antara pihak internal yaitu pihak perpustakaan dan pihak rektorat akan menjadi nilai tambah di hadapan para asesor. Dengan adanya koordinasi yang baik, maka kebutuhan yang dibutuhkan oleh perpustakaan untuk keperluan akreditasi akan terpenuhi. Selain itu anggaran juga merupakan hal yang harus dikoordinasikan dengan bagian keuangan, sehingga anggaran untuk akreditasi perpustakaan dapat terpenuhi.

Setelah pemaparan dari dua penyaji selesai, peserta pun antusias bertanya kepada penyaji. Pertanyaan yang ditanyakan diantaranya terkait anggaran akreditasi, tips dan trik meningkatkan nilai self assessment dalam waktu singkat dan lain sebagainya. Adapun tips dan trik meningkatkan nilai self assessment dalam waktu singkat menurut bapak Samsul Huda adalah senantiasa berkomunikasi dan berkoordinasi dengan wakil rektor (warek) 1, kepala biro terkait perkembangan kondisi perpustakaan dalam mempersiapkan akreditasi. Sehingga apabila terdapat kekurangan, pihak perpustakaan dapat berkoordinasi dengan pihak rektorat untuk melengkapi kekurangan yang ada dan kekurangan tersebut dapat dipenuhi dalam waktu singkat.

Sesi yang terakhir yaitu sharing lebih lanjut antar peserta terkait kondisi masing-masing perpustakaan dalam menghadapi akreditasi di masa yang akan datang. Dalam sesi ini, peserta juga mengemukakan pendapat dan harapannya agar acara yang akan datang akan memberikan pendampingan bagi perpustakaan yang akan melakukan akreditasi, serta membahas poin-poin di dalam akreditasi.